RakyatMalukuNews.com – AMBON, Kualitas udara di Kota Ambon terpantau masih dalam kondisi perlu diwaspadai. Berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Kualitas Udara Ambien (SPKUA) Ambon pukul 11.00 WIT, kadar ozon (O₃) tercatat melampaui baku mutu udara, Minggu (4/10/2026)
Kondisi ini terjadi di tengah kemarau berkepanjangan yang memicu kebakaran lahan di sejumlah titik di Pulau Ambon.
Kepala DLHP Kota Ambon, Apries B. Gasperzs mengingatkan, warga tetap waspada, meski sejumlah parameter pencemar udara lainnya masih berada di bawa baku mutu yang ditetapkan.
“Paparan ozon dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi tenggorokan dan saluran pernapasan, batuk, nyeri dada saat menarik napas dalam, hingga sesak napas. Sehingga harus diwaspadai,” kata Apries di Ambon.
Ia menjelaskan, kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Sehingga, masyarakat juga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk atau melampaui baku mutu.
Selain itu, warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka, termasuk membakar daun maupun lahan.
Asap dari pembakaran terbuka dapat memperburuk kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
“Kewaspadaan masyarakat dinilai penting seiring masih berlangsungnya kondisi kemarau dan munculnya kebakaran lahan di sejumlah wilayah Pulau Ambon,” pungkasnya. (MON)


Tidak ada Respon